Berita

Uji Guling / Rollover Testing

Mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negri (P3DN) Industri Karoseri, BPPT lakukan Uji Guling (Roll Over Test) Bus Angkutan Pertambangan Produk Dalam Negeri

Kecelakaan terguling pada kendaraan bus merupakan jenis kecelakaan yang sering terjadi dan memakan kerugian material dan korban jiwa. Fakta menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor teknis dan non teknis. Faktor teknis mencakup spesifikasi kendaraan yang tidak mengikuti standar , kontur jalan yang tidak rata. Sedangkan untuk faktor non teknis di antaranya bisa berupa kesalahan sopir atau human error faktor.

Salah satu faktor teknis yang harus diperhatikan dalam perancangan bus adalah kekuatan dari rangka superstruktur bus. Oleh karena itu dalam perancangan kekuatan superstruktur bus ini harus mengacu kepada standar keselamatan yang sudah ada dan diakui berbagai negara.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dimana salah satu perannya memberikan layanan teknologi, melalui Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) melakukan Rollover Test atau Uji Guling Bus angkutan Pertambangan yang merupakan kelanjutan dari Uji Penentuan Titik Berat atau CoG Test (Center of Gravity Test) di PT Bagong Dekaka Makmur, salah satu produsen karoseri dalam negri di Malang, Jawa Timur, (23/03).

PT. Bagong Dekaka Makmur berkeinginan produknya - yakni Bus Untuk Angkutan Pertambangan-  memenuhi standar keamanan bagi pengguna, meminta kepada BPPT untuk melakukan uji sesuai standar yang diakui berbagai negara. Untuk itulah, BPPT melakukan Uji Guling pada Bus Angkutan Pertambangan dari PT.Bagong Dekaka Makmur dengan mengacu kepada  standar Australian Design Rule/ADR 59/00 dan UN-ECE R66 (United Nations – Economic Commision for Europe). Yang terakhir ini merupakan standar pengujian kendaraan yang berlaku di negara-negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Sebagaimana diketahui, Standar ECE R66 menekankan bahwa superstruktur kendaraan harus memiliki kekuatan yang cukup untuk menjamin keselamatan penumpang, sopir dan awak bus jika terjadi kecelakaan terguling.

Dengan Uji Guling ini, produsen kendaraan dapat mendisain dan mengembangkan bus sehingga : 

- meminimalisir kemungkinan bus terguling

- mengurangi resiko penumpang cedera apabila bus sampai terguling.

Diharapkan, dengan terpenuhinya standar Uji Guling atas produk PT.Bagong Dekaka Makmur sebagai produsen Bus Angkutan Pertambangan dalam negri, dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Pada gilirannya, hal ini akan meningkatkan penggunaan PDN (Produk Dalam Negri)  sebagaimana arahan langsung dari Presiden RI Bapak Joko Widodo melalui program P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri).

Statistik Pengunjung

1.png0.png5.png8.png6.png7.png
Today189
Yesterday81
This week270
This month1793
Total105867

Hubungi Kami

Kawasan PUSPIPTEK Gedung 220

Setu Tangerang Selatan 15314

0815.9085.404, Fax. 021.7560903-7560565

info.b2tks@bppt.go.id